Senin, 02 Mei 2011

asaku=lukaku




Berjalan
Masih dengan asa dalam genggaman
Terus menyusuri senja hari ini
Tapak demi tapak
Kulangkahkan perlahan
Menuju tempat yang kuanggap tenang
Masih dengan mimpi yang sama
Kuberanikan membuka asa
Mempelajarinya
Dan di waktu yang berbeda
Mesih kutemukan jawaban yang sama
Sama seperti saat kamu pergi
kemudian….
Beranjak dari tempat ku berpijak
Dengan berat harus ku ulangi lagi
Asa itu masih ku genggam
Erat ku genggam dengan rasa sakit
Yang masih sempurna bisa kurasakan
Logika selalu kalah oleh egoisnya hatiku
Terlalu lemah bagi nyata
Untuk mematahkan angkuhnya impian itu
Hingga membuat tanganku semakin erat
Menggenggam asa yang indah bersamamu
Asa yang bagi setiap mata logika
Menghasilkan hipotesa “NOL”
Ya…”asa yang tak pernah berujung indah”
Itu yang selalu mereka teriakkan di telingaku
Dan selalu saja sesuatu dalam diriku mampu menghapusnya
Mampu mengacuhkannya
Sekalipun selalu dengan meninggalkan luka
Sampai akhirnya
Luka itulah yang menjadi asaku
Asa tentang mu yang telah lama menelantarkan cinta ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar